Senin, 15 April 2019

Tips Memilih Paving Block

Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Memilih Paving Block

Sehubungan dengan meningkatnya kesadaran lingkungan paving Block atau konblok kini telah banyak digunakan sebagai bahan material untuk jalan, trotoar, lapangan parkir, halaman rumah ataupun area lainnya. keunggulan paving block yang tidak bisa digantikan oleh bahan lain adalah paving block dapat menyerap air dan kuat menahan beban. jika anda telah mengenal paving block dan manfaatnya dan tertarik untuk mengaplikasikan paving block pada halaman anda ini adalah beberapa tips dari kami untuk memilih paving block sesuai dengan kebutuhan anda.
tips memilih paving block
australianpaving.com

1. Perhatikan Kualitas Paving

paving block memiliki kualatas yang beragam yang dikenal dengan istilah "K" seperti K250, K350 dan lain-lain. K merujuk kepada kualitas komposisi bahannya dimana berpengaruh pada kekuatannya dalam menahan beban tekanan. baik itu tekanan dinamis ataupun statis. Berikut penjelasan kualitas paving block:
A. Paving Block kualitas A kuat menahan tekanan 35 - 40 MPa klasifikasinya adalah K400 hingga K500.
B. Paving Block kualitas B kuat menahan tekanan 25 - 30 MPa klasifikasinya adalah K300 hingga K400.
C. Paving Block kualitas C kuat menahan tekanan 20 MPa klasifikasinya adalah K200 hingga K250.
D. Paving Block kualitas D kuat menahan tekanan 15 MPa klasifikasinya adalah K153 hingga K184 atau disebut tanpa K


2. Pilih Paving Sesuai Kebutuhan

Jika paving block Anda aplikasikan untuk pekarangan rumah ataupun jalan kecil untuk anda lewati, bukan untuk jalan kendaraan seperti mobil ataupun motor maka Anda bisa memilih paving block tanpa K atau paving block biasa. biasanya cara pembuatannya sederhana yaitu dengan menggunakan mesin vibrasi. Paving block jenis ini sudah memiliki kualiatas yang cukup untuk memenuhi kebutuhan Anda. Selain itu Paving Block jenis ini memiliki keunggulan dari segi harga yang murah dan terjangkau.
Namun jika anda ingin memasang paving block untuk pelataran parkir mobil atau motor drmh anda, jalan untuk komplek perumahan dengan mobilitas sedang atau parkiran toko pilih setidaknya paving dengan kualitas K250. Paving dengan kualitas dibawah K250 dikhawatirkan tidak akan bertahan lama.
Adapun paving block dengan kualitas K300 keatas tentu memiliki kualiatas dan kekuatan yang lebih baik, karena itu anda harus memilih paving block dengan kualitas seperti ini jika anda berencana memasang paving block pada jalanan dengan mobilitas tinggi, jalanan yang sering dilalui kendaraan berat, parkiran mobil - mobil besar ataupun gudang suatu perusahaan.
Intinya adalah pilih kualitas paving yang sesuai dengana kebutuhan anda.

3. Perhatikan Ketebalan Paving

Selain memiliki perbedaan kualitas Paving block umumnya memiliki ketebalan 6 cm, 8 cm dan 10 cm. Semakin tebal paving tentu kekuatan menahan bebannya lebih baik namun juga harganya semakin tinggi. Selain mutu betonnya ketebalan paving block juga berpengaruh terhadap kualitas dan daya tahannya. Maka pertimbangkanlah ketebalan paving block sebelum anda memasangnya. Rata-rata paving block untuk pejalan kaki atau trotoar menggunakan paving dengan tebal 6 cm.

4. Sesuaikan Dengan Selera Anda

Selain memiliki kualitas dann ketebalan yang berbeda paving block juga mempunyai bentuk dan warna yang berbeda-beda. Anda dapat memilih kombinasi bentuk dan warna paving sesuai selera anda. Masing-masing bentuk paving block dapat anda susun menjadi pola tertentu yang akan terlihat lebih indah dan menarik. Jangan lupa untuk mengkombinasikan warna paving agar lanskapnya terlihat wah dan elegan. Anda dengan mudah dapat menemukan contoh-contoh pola paving block di internet dengan design yang unik dan menarik

5. Persiapkan Bidang Area Pemasangannya

Setelah anda menemukan paving yang cocok untuk anda dengan kualiatas, bentuk dan warna yang telah Anda pertimbangkan selanjutnya adalah mempersiapkan lahan untuk pemasangan paving tsb. Hal yang harus diperhatikan adalah bidang areanya. Pastikan bidangnya sudah cukup padat untuk dipasang paving. Jika anda memasang paving diatas sebidang tanah, maka padatkan terlebih dahulu tanah tsb dengan menggunakan stemper. Dan pastikan bidang yang dipasang paving tidak lebih tinggi atau rendah dari bidang sebelahnya, terkecuali jika anda berencana seperti itu. Lakukan pengerukan jika bidang yang dipasang paving terlalu tinggi. Selanjutnya setelah bidangnya padat dan siap dipasang alasi terlebih dahulu paving dengan mengunakan pasir dan abu batu.